Sepertinya momen ini datang kurang tepat, Juventus harus menghadapi tim dengan tren paling positif di 5 pertandingan terakhir, ketika Juventus sendiri sedang dalam tren terburuknya musim ini.
Tidak bisa dibantah, badai cidera memang telah menggerogoti proses intregasi Juve musim ini, Juventus hanya bisa turun dengan kekuatan penuh di 2-3 laga saja.
Atalanta musim ini disamakan dengan Leicester City, seekor kuda hitam yang memainkan sepakbola cepat dan bertenaga. Bintang mereka musim ini adalah Franck Kessie, wonderkid asal pantai gading yang memulai karirnya sebagai seorang defender/jangkar, lalu bertransformasi menjadi seorang gelandang box to box yang musim ini cukup tampil mencolok. Karena selain menjadi poros pertahanan di lini tengah, Kessie juga sering mencetak gol & assist.
Namun sebenarnya Atalanta bukan hanya Kessie seorang, ada nama-nama kokoh di jantung pertahanan seperti Masiello, Berisha & Caldara. Kessie & Caldara sendiri tampaknya sudah masuk dalam radar Juventus, Caldara bahkan digadang-gadangkan sebagai penerus dari Andrea Barzagli, setidaknya itu menurut Direktur Olahraga Cesena, Rino Foschi, yang berjasa dalam mengorbitkan karir Kessie & Caldara.
Selain terus memantau Kessie & Caldara lewat youtube, saya juga berkesempatan menonton penuh laga Atalanta vs Roma. Laga ini sangat menarik karena Atalanta tampil selayaknya sebuah tim yang pantas memperebutkan scudetto. Roma sangat beruntung hanya kalah 2-1 pada malam itu.
Pertahanan yang kokoh Atalanta dijadikan pelatih mereka, Gasperini, sebagai pondasi yang baik untuk memainkan sepakbola cepat mengandalkan umpan cepat & serangan balik. Serangan balik mereka sangat berbahaya karena dibangun oleh 2 sayap jago dribble yang menurut saya adalah diantara yang tercepat di Serie A; Alejandro Gomez & Marco D'Alessandro. Ada juga Conti, Gagliardini & Kurtic yang belakangan juga ikut tampil sangat impresif. Menariknya lagi, Atalanta saat ini memiliki pemain-pemain muda yang sangat potensial. Sebut saja Filipo Melegoni atau Fabio Castellano yang sudah menarik perhatian scout-scout di Italia.
Juventus vs Atalanta
![]() |
| http://www.transfermarkt.com/juventus-turin/sperrenundverletzungen/verein/506 |
Juventus yang sedang terluka pasti akan kerepotan menghadapi kecepatan Atalanta. Lini depan pun dijamin kesulitan membongkar pertahanan karena kreativitas serangan Juve turut memudar seiring cideranya Dybala, dan terisolasinya Pjanic di lini tengah. Bermain di kandang harus mampu dimanfaatkan oleh Juve dengan baik. Juve harus meraih gol cepat untuk menghancurkan kepercayaan diri Atalanta. Jika Juve terlalu lama menggempur Atalanta seperti serangan dalam 3 pertandingan terakhir (sangat sporadis & seperti tidak memiliki komando) lalu terpancing bermain terlalu ke depan, maka bersiaplah menerima serangan balik cepat dari Atalanta.
![]() |
| Prediksi line up Juve-Atalanta. Licht/Rugani |
Catatan teknis paling mencolok dari Juve musim ini adalah:
1. Terlalu mengandalkan crossing dari sayap, beruntung musim ini Alex Sandro bermain layaknya sebuah mesin yang sama baiknya ketika menyerang atau bertahan. Sementara sayap kanan terlalu ofensif ketika memainkan Cuadrado, atau terlalu defensif ketika memainkan Lichtsteiner. Daniel Alves masih terlalu terobsesi bermain "fancy" dan belum terlihat peran signifikan untuk tim.
2. Juve kehilangan pematah serangan, gelandang angkut air, jangkar, apa pun itu namanya. Pjanic tidak cukup kuat (memang perannya ofensif), Khedira justru optimal di depan, Marchisio belum sembuh benar. Hal ini membuat serangan lawan terlalu sering mendekati gawang Juve, jarang ada tekel akurat di lini tengah. Jangan buat saya menyebutkan nama Sturaro, saya sedang tidak ingin mengumbar sumpah serapah.
Saya yakin dengan kondisi seperti saat ini, Marotta cs sudah mempersiapkan banyak strategi menyambut bulan Januari. Jika tidak berbenah, mungkin musim ini akan terasa sangat berat bagi para Juventini.
Ini bukan titik terendah Juve dalam beberapa musim terakhir, tetapi jika tidak direspon dengan tepat, ini bisa jadi titik awal dari hal-hal yang buruk untuk musim ini.
Tetapi Juve adalah Juve, terutama Juve yang sedang terluka biasanya langsung menunjukkan respon seorang juara. Apapun itu, kita akan terus mendukung tim kita, yaah sedikit rants wajarlah karena Seperti yang diajarkan Boniperti “Vincere non è importante è l'unica cosa che conta”#FORZAJUVE



Tidak ada komentar:
Posting Komentar